Persiapan Awal ke Amerika Serikat
Hallo teman-teman Athens Cell. Hari ini saya akan berbagi cerita tentang pengalaman pertama saya membuat VISA USA. Sebagai info, Kami(baca:athens cell) mendapatkan REWARD dari SAMSUNG INDONESIA dalam program Q4 yaitu program SJJ(SAMSUNG JAGO JUALAN) ke
AMERIKA SERIKAT
dan saya(baca:vita) merupakan wakil dari tim kami(baca:athens cell) untuk ke AS. Trip ini akan dimulai pada tanggal 27 Maret 2017 ini.
Tentu saja untuk perjalanan ke Amerika Serikat ini akan berbeda dengan trip-trip sebelumnya seperti Singapura, Jepang, ataupun Korea. Karena seperti yang saya baca dari blog-blog teman-teman sebelumnya, syarat yang dibuthkan agak-agak "horor". Hahhhahhaa.. Horornya karena pada saat pembuatan VISA, kita akan diwawancara oleh pihak Kedutaan Besar AS untuk Indonesia. Tak jarang pun, beberapa orang gagal mendapatkan VISA dan mereka pun tidak tahu alasan mereka ditolak.. Ngeri kannn??? Mungkin timbul pertanyaan, apa saja sih yang dibutuhkan? Syaratnya apa saja? Barang apa saja yang harus dibawa dan tidak boleh dibawa saat wawancara? Nahhh.. ayokk baca sampai selesai yaa..
Sebenarnya pengajuan Visa kami sudah diurus oleh pihak travel Agent(baca: Astrindo). Mereka awalnya menyuruh saya(baca:vita) untuk megisi formulir pengajuan VISA bisa dilihat di https://id.usembassy.gov/id , menyiapkan paspor yang masih berlaku min 6 bulan sebelum keberangkatan,
fotokopi surat sponsor dari tempat kerja, fotokopi bukti keuangan 3 bulan terakhir, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi Akta Nikah bagi yang sudah menikah, pas foto terbaru 5.5x5.5 sebanyak 2buah. Dokumen-dokumen tersebut saya lengkapi dan saya(baca:vita) kirim ke pihak travel.
Setelah itu, pihak travel akan menentukan/ mendaftarkan hari untuk wawancara di KEDUBES USA dan memberitahukan jadwalnya ke saya. Tengggg, tanggal 20 Maret 2017 jam 7 pagi ialah jadwal wawancara saya. Mulai dehhh, dag dig dugg gak jelass gituu, tapi untungnya saya udah mengalami hal yang lebih menegangkan dr itu(sewaktu sidang proposal skripsi). Hahaha.. Jauh deh rasa tegangnya.
Karena jadwal wawancaranya pagi, tanggal 19 Maret 2017 saya sudah berangkat ke jakarta. Ini merupakan pengalaman saya(baca:vita) berangkat sendiri, biasanya berangkat selalu ditemenin sama mama ataupun sama adik. Perjalanan pun mulus dan saya tiba di Jakarta hari minggu malam hari. Setelah tiba, saya(baca:vita) langsung menunggu teman dari Medan(baca:janice) yang sama-sama akan wawancara VISA. Penginapan kami sudah diatur oleh pihak travel. Jadi kami tinggal naik Taxi dari Bandara menuju hotel kami, HOTEL ARYADUTA TUGU TANI. Tak lama kami sampai disana, kami pun disambut hangat oleh pihak hotel dan kami pun bertanya bagaimana cara untuk ke KEDUBES US dari hotel. Dan ternyata kata pihak hotel kami hanya butuh berjalan kaki 10 menit kesana. Oh iya, hampir lupa, kata pihak travel(baca: Astrindo), saya(baca:vita) harus membawa Kartu Keluarga ASLI, dan bukti keuangan yang asli, karena terkadang ada inspeksi mendadak dari pihak KEDUBES.
Keesokan harinya, kira-kira pukul 5.30 pagi saya(baca:vita) bangun, mandi, dan langsung bersiap menuju ke Kedutaan. Sebelumnya saya(baca:vita) dan teman saya(baca:janice) sarapan dulu di hotel dan kira-kira pukul 6,30 kami(baca:vita dan janice)bersiap berjalan kesana. Ternyata pada saat kami sarapan, kami pun berjumpa sama 2 perempuan lain yang juga akan ke KEDUBES(baca: yuli dan Shintia). Just for info, mereka merupakan dealer Samsung dari pulau Sulawesi. Jadinya trip kali ini akan sama dengan trip-trip sebelumnya dimana dealer-dealer Top dari Samsung se_indonesia akan jalan-jalan dan having Fun bareng.. hihhhiii
Balik lagi ke cerita pembuatan visa, kami pun berjala kaki ke KEDUBES bersama dan ternyataaaa.. Jeng.. jeng ... jeng... Antrian sudah terlihat dari jalan. WAWWW.. ternyata banyak juga yaahh yang mau ke Amrikk(terlintas di pikiran saya). Kami pun bertemu dengan Pak Yani, orang dari travel yang membawakan berkas-berkas yang sudah saya kirimkan. Setelah itu, saya dan teman2 pun langsung masuk ke antrian di luar gedung KEDUBES. Penjagaan begitu ketat sudah terlihat dan antrian yang panjang pun berangsur-angsur memendek dan saya pun hampir tiba di pintu KEDUBES. Selagi menunggu saya mengecek berkas dari pak Yani tadi, terlihat print out Janji Wawancara pembuatan VISA, Copy bukti setoran pembayaran biaya pembuatan VISA yang cukup mahal(baca:2,160jt rupiah), Copy Itinerary perjalanan, Copy tiket pesawat yang akan kami tumpangi(baca:china airlines), surat sponsor dari Samsung, Bukti Keuangan pihak SAMSUNG, Paspor Asli, foto, Copy KK, Copy bukti keuangan saya(baca:vita), surat sponsor dari Athens Cell. Tengg.. Antrian udah hampir sampai, ada pak Polisi Kedubes yang ganteng memberikan nampan, Nahh fungsi nampan ini ialah unntuk barang-barang kita yang tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam edung KEDUBES. Barang-barang ini akan dititipkan di POS Polisi depan pintu KEDUBES tsb. Barang-barang tersebut al handphone(harus dimatikan), handsfree, charger, kabel-kabelan, benda tajam, dll. Lalu saya pun meletakkan hp dan charger dalam nampan tersebut. Sesampai giliran kami masuk, pak polisi entah mengoleskan apa ke hp dan tas bawaan kami, bentuknya seperti tisu basah. Setelah itu, kurang lebih 10 orang antrian siap masuk ke dalam KEDUBES termasuk saya melalui POS Polisi. Kami pun teratur masuk dan di briefing oleh pak polisi di dalam bahwa apabila kami membawa makanan( termasuk permen) dan minuman tidak diperbolehkan masuk ke dalam Gedung. Barang- barang tersebut harus dimakan sekarang atau dibuang saat itu juga... Waaaww... Lumayan serem. Setelah saya membuang aqua dan permen mentos yang saya bawa, saya pun melewati mesin X-ray yang irip dengan mesin di bandara, lalu menitipkan barang yang ada di nampan tadi. Pak polisi yang bertugas pun akan mencatat barang yang dititipkan dan memberikan bukti penitipan serta lambang VISITOR yang harus diletakkan di baju saya(baca:vita), Oh iya biar gak salah kostum, baju yang kita pakai untuk ke KEDUBES haruslah baju kemeja rapi dan bersih, tidak boleh memakai sendal dan tidak boleh memakai celana pendek.
Ok. Setelah tahap awal selesai, kami pun masuk ke dalam Gedung, menelusuri hingga sampai ke tempat Awal pembuatan Visa. Kami pun duduk dibangku panjang dan ada petugas yang memberikan nomor antrian dan saya dapat nomor 85. Selain itu petugasnya pun membantu saya menyiapkan berkas yang akan diserahkan ke KEDUBES agar nanti pas sudah sampai antrian, berkas langsung diberikan. Terlihat ada 3 loket yang melayani pembuatan VISA pada saat itu, loketnya mirip loket pembelian tiket, jadi ada kaca besar, yang didalamnya ada 3 petugas yang akan menanyakan beberapa hal ke pemohon VISA. Karena bisa nguping pembicaraan mereka, saya pun selagi menunggu menguping pertanyaan yang dilontarkan dan menyiapkan jawaban versi saya. Pertanyaannya sih gampang, Mau kemana? Ikut tour atau enggak? Siapa yang ngebiayain perjalanan ke US? Gituuu dehhh...
Dan tiba giliran saya untuk maju, saya pun maju dengan PD dan menunjukkan wajah yang ramah penuh senyuman. Lalu saya sapa, " Selamat Pagi mbak?? ( melihat masih jam 8.30 jadi saya sapa pagi mbakk). Mbaknya pun dengan ramah menjawab, "Pagi Buu.. Boleh saya lihat berkasnya?". Saya pun segera memberikan berkas saya dan mbaknya mulai mengecek. "Namanya siapa, Bu?" tanya mbaknya. Saya pun menjawab dengan penuh senyuman, "Nama saya Novita mbak..". " Mau kemana nih?" tanya mbaknya lagi dengan ramah. Saya pun segera menjawab dengan PD " Saya mau ke Los Angeles mbak, hadiah dari SAMSUNG inii." Mbaknya pun tersenyum kecil sembari memberitahu saya bahwa apabila visa saya di- ACC, visanya akan dikirim ke pihak travel dan saya membenarkan. Selesai. dan saya pun dipersilahkan duduk lagi. Terdengar lagi suara nomor antrian 76-85 dipersilahkan masuk ke ruang konsulen. Saya pun bergegas masuk ke ruang konsulen. Tidak berbeda tadi ruangan sebelumnya, ruangan konsulen ini seperti ruang tunggu yang berisikan banyak kursi , dan di bagian tengahnya terdapat kaca besar yang dibelakangnya ada 6 Bule Amerika yang Kerja di KEDUBES. 3 orang Bule untuk antrian verifikasi Sidik Jari dan 3 lagi untuk wawancara akhir. Bedanya kalau di depan tadi yang bertanya masih orang kita(baca:Orang Indo).
Giliran saya pun tiba untuk verifikasi sidik jari. Saya pun maju dan memverifikasikan sidik jari. Setelah itu, saya kembali duduk untuk menunggu giliran wawancara sama BULE. Jangan khawatir yaa temen-temen, bulenya bisa bahasa Indonesia kokk.. Tapi kalau kamu mau dan pandai berbahasa Inggris, kamu pun akan dilayani oleh BULE nya. Dan satu lagi, jangan khawatir pertanyaannya pun gak susah kok. Sama aja sama kayak yang didepan tadi. Giliran saya lagi, saya langsung maju dan MbaK BULE nya pun dengan ramah bertanya, " Sudah pernah ke US belum sebelumnya?". " Belum" jawab saya. " Mau ngapain ke sana?" tanyanya lgi. " Mau jalan-jalan aja hadiah dari Samsung." kata saya(baca:vita). " Kamu pemilik toko?" tanyanya lagi. " Bukan. Punya orangtua saya ." Jawab saya PD. "Tokonya ada berapa, jualan apa saja?" tanyanya lagi. " Ada 3, jualan handphone samsung, oppo, vivo, lg, xiaomi, nokia, dll." jawab saya(baca:vita) lagi. Karena melihat di paspor ada visa Eropa, mbak Bulenya nanya lagi " Kemarin ke eropa kemana aja?" . " Ke Paris" jawab saya(baca:vita). Ada satu pertanyaan terakhir yang buat saya jlebb jlebb jleeebbb... " Udah menikah??" kata mbak bule nya dengan sangat lembut.. Saya pun menjawab sambil menunduk " Belumm".. Hhahhaahaaa... Ok.. Tidak lama mbak Bule nya ngetik-ngetik di komputer dia, jeng jennnggg... "Congratulation, your visaa is approved." kata mbak BULE nyaa sambil menyerahkan lembaran kertas putih(tanda visa diterima) .. "Ok. thank youu" dengan manisnya jawab saya(baca:vita). Pengen deh rasanya melompat-lompat. Hihihihi.. tapi maluuu.. Tidak terasa saya pun melihat jam, dan jam sudah menunjukkan pukul 11.30. Oh iya, bagi yang bingung atau takut kehausan/ kelaparan, hanya untuk info di dalam ruang tunggu KEDUBES ada air minum graris, dan ada stand kopi(bayar), serta stand RANCH MARKET yang menjual sarapan.
Oh, iyaaa... VISA kita akan selesai 3-5 hari kerja dan akan dikirim ke tempat yang sudah kita tentukan dari awal pengajuan visa.
hehehehehhe
Bagi yang ada pertanyaan silahkan comment dibawah yaa...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar